Wenger Merasa Dikorbankan

By dilemafc

“Situasi pertandingan sangat ketat, saya sempat merasa skor 2-2 akan bertahan. Tapi, kemudian muncul penalti yang aneh dan kami mulai kehilangan konsentrasi. Kenyataan ini sulit untuk diterima. Keputusan penting menyangkut penalti di dua laga perempatfinal ini telah merugikan kami.”

Itulah protes Arsene Wenger sesudah Arsenal ditekuk Liverpool pada Selasa (8/4) di Anfield. The Professor menilai wasit asal Swedia, Peter Frojfeldt, yang bertugas pekan ini sama buruknya dengan pengadil dari Belanda, Pieter Vink.

Nama terakhir di atas mengabaikan fakta bahwa Dirk Kuyt menarik jatuh Aleksandr Hleb di kotak penalti pada laga pertama, sedangkan Frojfeldt justru dianggap tidak cermat ketika menunjuk titik putih, Selasa lalu.

“Saya telah melihat tayangan lambat di ruang ganti, jatuhnya Ryan Babel di kotak penalti kami bukanlah sebuah pelanggaran. Sekarang kami harus bersiap menghadapi Manchester United di liga dan berusaha untuk tetap tampil maksimal. Tapi, saya tetap merasa diperlakukan tidak adil,” tambah Wenger seperti dikutip Soccernet.

Sikap kubu Arsenal yang merasa dikorbankan adalah reaksi yang kerap ditunjukkan sebuah tim yang kalah. Bagaimana tanggapan The Reds sendiri soal keluhan Wenger?

Sayap kiri Liverpool, Babel, menyikapi sorotan atas penalti kontroversial di Anfield secara tegas.

“Keputusan Peter Frojdfeldt benar. Saya tidak tahu apakah saya dijatuhkan Toure atau Cesc, tapi yang jelas saya dilanggar dan mereka diuntungkan dengan jatuhnya saya,” papar pemain asal Belanda itu kepada Sky Sports News.

Pada kesempatan lain, Rafa Benitez dengan diplomatis menyebut bahwa perkara wasit sama sekali di luar kendalinya.

“Benturan fisik yang muncul di lapangan terjadi karena pemain saya menunjukkan karakter dan semangat untuk memperbaiki diri di babak kedua demi memenangi pertandingan. Untuk menilai itu sebuah pelanggaran atau tidak, saya jelas punya pendapat, tapi saya bukan wasit,” ujarnya dengan enteng.

Tinggalkan Balasan